Search Al Quran Here / Cari Al Quran di sini

http://www.quranexplorer.com/quran/

Search This Blog

AlQuran

AlQuran
Tafsir Per Kata

Monday, June 11, 2018

Inilah Sunnah yang terbesar Mengajak kepada Tauhid: Syahadah kepada Allah dan Rasulullah ﷺ

#Wajib sebarkan Syahadah!

Allah SWT berfirman:

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِىٓ إِلَيْهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَاعْبُدُونِ

"wa maaa arsalnaa ming qoblika mir rosuulin illaa nuuhiii ilaihi annahuu laaa ilaaha illaaa ana fa'buduun"


"Dan Kami tidak mengutus sebelummu (wahai Muhammad ﷺ ) seseorang Rasul pun melainkan Kami wahyukan kepadanya: Bahawa sesungguhnya tiada Ilaah (yang berhak mengabdikan diri) melainkan Aku; oleh itu, beribadatlah kamu kepadaKu."
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 25)

Inilah Sunnah yang terbesar Mengajak kepada Syahadah kepada Allah dan Rasulullah  ﷺ

Inilah landasan yabg benar jika kita menyatakan kita Jemaah Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan kita melaksanakan Sunnah Nabi ﷺ dan Sahabat dan para Salaf .

Sollu 'alan Nabiy! Keberkatan Rasulullah saw yang agung...

Sollu 'alan Nabiy

Keberkatan Rasulullah saw yang agung...

Suatu hari ada seorg pengemis mengetuk pintu rumah Rasulullah saw. Pengemis itu berkata : "Saya pengemis ingin meminta sedekah dr Rasulullah." Rasulullah bersabda : "Wahai Aisyah berikan BAJU itu kpd pengemis itu". Sayyidah Aisyah pun akhirnya melaksanakan perintah Nabi SAW. Dgn hati yg sgt gembira, pengemis itu menerima pemberian beliau & langsung pergi ke PASAR serta berseru di keramaian org di pasar :

"Siapa yg mau membeli baju Rasulullah? "Maka dgn cepat berkumpullah org2 & semua ingin membelinya.

Ada seorg yg buta mendengar seruan tsbt, lalu menyuruh budaknya agar membelinya dgn harga berapa pun yg di minta & ia berkata kpd budaknya : Jika kamu berhasil mendptkannya, maka kamu MERDEKA.
Akhirnya budak itu pun berhasil mendptkannya. Kemudian di serahkan baju itu pd tuannya yg buta tadi. Alangkah gembiranya si buta tsbt,
dgn memegang baju Rasulullah SAW yg dia dpt. Org buta tsbt kemudian berdoa & berkata :

"Yaa Rabb dgn hak Rasulullah & berkat baju yg suci ini maka KEMBALIKANLAH PENGLIHATAN KU".
MaaSyaa Allah... dgn izin Allah spontan si buta tsbt dpt melihat kembali. Keesokan harinya, ia pun pergi menghadap Rasulullah SAW dgn penuh gembira & berkata :

Wahai Rasulullah... pandangan ku sudah kembali & aku kembalikan baju anda sbg hadiah dr ku". Sblmnya org itu menceritakan kejadiannya sehingga Rasulullah SAW pun tertawa hingga tampak gigi gerahamnya.
Kemudian Rasulullah bersabda kpd Sayyidah Aisyah :

"Perhatikanlah baju itu wahai Aisyah, dgn berkah-Nya BERSEDEQAH tlh mengkayakan org yg miskin, menyembuhkan yg buta, memerdekakan budak & kembali lagi kpd kita".

Subhanallah...

Al-Imam as-Suyuti menyebutkan dlm salah satu kitabnya bahwa pahala SHADAQAH itu ada 5 macam :

أَنَّ ثَوَابَ الصَّدَقَةِ خَمْسَةُ أَنْوَاعٍ : وَاحِدَةٌ بِعَشْرَةٍ وَهِيَ عَلَى صَحِيْحِ الْجِسْمِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِيْنَ وَهِيَ عَلَى الْأَعْمَى وَالْمُبْتَلَى ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةٍ وَهِيَ عَلَى ذِي قَرَابَةٍ مُحْتَاجٍ ، وَوَاحِدَةٌ بِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى الْأَبَوَيْنِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى عَالِمٍ أَوْ فَقِيْهٍ اهـ
(كتاب بغية المسترشدين)

"Sesungguhnya pahala bersedekah itu ada lima (5) kategori :

1. Satu di balas sepuluh (1 : 10) iaitu bersedekah kpd org yg sihat jasmani.

2. Satu di balas sembilan puluh (1 : 90) iaitu bersedekah terhadap org buta, org cacat @ tertimpa musibah, tmsk anak yatim & piatu.

3. Satu di balas sembilan ratus (1 : 900) iaitu bersedekah kpd kerabat kaum keluarga serta saudara.

4. Satu di balas seratus ribu (1 : 100,000) iaitu sedekah kpd kedua org tua.

5. Satu di balas sembilan ratus ribu (1 : 900,000) iaitu bersedekah kpd org yg alim @ ahli fiqh/fekah.

[Kitab Bughyatul Musytarsyidin]

Semoga Allah SWT memudahkan kita utk bermurah hati, suka bersedekah dgn ikhlas. Aamiin...

Habib Ali Zainal Abidin.

Monday, April 30, 2018

Amalan Nisfu Syaaban dan kelebihannya dari Ulama Hadits Habib Umar.

https://www.facebook.com/groups/319748791807/permalink/10157120257571808/


Dan kelebihannya....

Malam ni, jangan lepaskan peluang minta apa saja hajat kita.

Hari ini 30 April 2018 adalah malam nisfu syaaban ( sebaik sahaja masuk maghrib) .

Radio Ikim 27hb april 2018- Usrah Nurani

Mlm Nisfu Syaaban; Allah mendengar doa kita tanpa hijab, malaikat turun ke langit dunia. Mencari siapa yg byk dosa, melihat siapa yg mohon rezeki, mendengar rintihan org yg ditimpa musibah. Oleh itu ...

1- siapa yg byk dosa; minta ampun

2- siapa yg rezeki sempit; minta rezeki

3- siapa yg ditimpa musibah; mohon dipermudahkan urusan

🌷Kerana.. pada mlm itu Allah melihat dan mencari para pendosa yg mohon taubat

🌷Kembalilah kpd Allah dlm keadaan sudah bertaubat dan Allah redha dgn kita

🌷Waktu akhir zaman byk kematian mengejut

🌷Mlm yg dikabulkan segala doa.

🌷Tawaran hebat pada mlm nisfu.. Diampunkan dosa walaupun sebanyak bulu2 dibadan kambing.

🌷Payahnya kita nak bertaubat sbb terbeban dgn byknya dosa.

🌷Start maghrib ptg 14 syaaban hingga subuh 15 syaaban. Bersamaan Isnin 30hb april hingga selasa 1hb mei.

Di sini dinyatakan kelebihan malam nisfu Syaaban sebagaimana sabda Nabi saw,

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا، فَإِنَّ اللهَ تَعَالَى يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ: أَلاَ مُسْـتَغْفِر فَأَغْفِر لَهُ، أَلاَ مَسْتَرْزق فَأَرْزُقهُ، أَلاَ مُبْتَلى فَأُعَافِيه، أَلاَ كَذَا، أَلاَ كَذَا حَتَّى يَطلعُ الفَجْر.

Yang bermaksud, Rasulullah saw telah bersabda: Apabila tiba malam Nisfu Syaaban maka kamu hidupkanlah malamnya dan kamu berpuasa di siang harinya, sesungguhnya Allah turun (hampir) padanya dari terbenam matahari ke langit dunia dan berfirman: Sekiranya terdapat orang yang memohon keampunan maka Aku ampunkannya, sekiranya terdapat orang yang meminta rezeki maka Aku beri rezeki kepadanya, sekiranya terdapat orang yang ditimpa bala maka Aku sejahterakannya, sekiranya begitu… sekiranya begini… sehinggalah terbitnya fajar.

(Riwayat Ibnu Majah)

Sebarkan untuk kebaikan bersama

Bonus: -*Amaliah di malam Nisfu Sya'ban*

Membaca Surah Yasin sebanyak 3 kali sesudah sembahyang sunat ba'diyah maghrib dengan niat sebagai berikut :

_*Niat yang pertama*_
Ya Allah ya Tuhanku ampunilah segala dosaku dan dosa Ibu Bapakku dan dosa keluargaku dan dosa jiranku dan dosa muslimin dan muslimat dan panjangkanlah umurku di dalam taat ibadah kepada engkau dan kuatkanlah imanku dengan berkah Surah Yasin... _Setelah membaca Yasin, kemudian membaca doa Nisfu Sya'ban_

_*Niat yang kedua*_
Ya Allah ya Tuhanku ampunilah segala dosaku dan dosa Ibu Bapakku dan dosa keluargaku dan dosa jiranku dan dosa muslimin dan muslimat dan peliharaan lah diriku dari segala kebinasaan dan penyakit dan kabulkanlah hajatku dengan berkat Surat Yasin... _Setelah membaca Yasin kemudian membaca doa Malam Nisfu Sya'ban_

_*Niat yang ketiga*_
Ya Allah ya Tuhanku ampunilah segala dosaku dan dosa Ibu Bapakku dan dosa keluargaku dan dosa jiranku dan dosa muslimin dan muslimat dan Kayakanlah hatiku dari segala makhluk dan berikanlah aku dan keluargaku dan diriku Khusnul Khotimah dengan berkah Surah Yasin... _Setelah membaca Yasin kemudian membaca doa Malam Nisfu Sya'ban_

_Sesudah selesai Sholat Isya, kemudian dilanjutkan dengan :_

_1. Sholat Sunah Hajat_
_2. Sholat Sunnah Tasbih_
_3. Membaca tasbih Nabi Yunus sebanyak 2375 kali_

Tasbih Nabi Yunus :

_لاإله إلّا انت سبحانك إنّي كنت من الظّالمين ۰۰۰ ۲۳۷۵ x_

_'Laa ilaaha illaa anta subhanaka innii kuntu minadz dzoolimiin"  Sebanyak 2375 x_

Sumber :
Kitab Kumpulan Wirid *"AL IMDAAD"*
*_KH. MUHAMMAD ZAINI BIN ABDUL GHONI AL-BANJARI SEKUMPUL_*
#semogabermanfaat
#mintaredhonya🙏

Tafsir singkat Surah: Al-Inshirah ﷽ Sayyidil Habib Umar Bin Hafidz, Surat al-Inshirah, Ramadhan 1436

Tafsir singkat Surah: Al-Inshirah

Sayyidil Habib Umar Bin Hafidz,

Surat al-Inshirah, Ramadhan 1436.

Allah berfirman:

ألم نشرح لك صدرك (١)

(Alam nasyrah laka sadrak)

1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,

Ketika Kami mengutus Sayyidina Musa untuk menyampaikan pesan, ia meminta agar dadanya diperluas: "Ya Tuhanku perluaskan dada ku dan membuat mudah urusan ku. Namun, Kami berikan kepada mu (Sayyidina Muhammad) tanpa kamu meminta. Kami memperluas hati mu sehingga cahaya kenabian bisa masuk dan sehingga kamu mampu menyampaikan pesan kepada seluruh dunia.

Bagian dari perluasan ini adalah saat dada Nabi ﷺ dibelah, dan Ini berlangsung empat kali -

pada masa bayi ketika ia dengan Sayyidatuna Halimah,

saat ia berusia sepuluh tahun,

sebelum menjadi nabi

dan pada malam Isra Mi'raj.

Allah mengisi hati mu dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.

Allah meningkatkan rasa toleransi dan kesabaranmu sehingga kamu dapat mengatasi kesulitan menyampaikan pesan.

Nabi ﷺ berkata: "aku telah dirugikan dan sengsara demi Allah lebih dari orang lain dan aku telah menderita rasa takut demi Allah lebih dari orang lain".

Semua kebaikan berasal dari kelapangan dada ini. Tidak ada yang bisa menerima Islam tanpa itu - Allah berfirman bahwa salah satu yang hatinya telah dibuka untuk menerima Islam telah menerima pencerahan dari-Nya. Tidak ada yang bisa memenuhi tugas mereka sepenuhnya tanpa itu. Ketika hati telah diperluas, mudah bagi seseorang untuk meninggalkan: apa yang dilarang, apa yang tidak disukai dan berlebihan; mudah baginya untuk mencapai banyak hal dalam waktu singkat dan hatinya mampu menyerap pengetahuan yang bahkan langit dan bumi tidak tahan dan kuat menanggungnya.

Nabi ﷺ mengatakan: "Ketika cahaya masuk ke hati, dada terasa sangat lapang".

Mereka bertanya: "Apakah ada tanda bahwa ini telah terjadi (cahaya masuk ke hati)?"

Nabi menjawab: "Ya: saat kalian menjauhkan diri dari tipu daya dan muslihat (dunia), ada kerinduan untuk kembali ke tempat yang abadi, dan mempersiapkan diri untuk mati sebelum ia datang."

Tak pernah ada seseorangpun yang dadanya diperluas dengan cara yang sama seperti Sayyidina Muhammad. Beliau ﷺ adalah satu-satunya manusia yang mampu melampaui segala macam Batas dan satu-satunya manusia yang dapat bertemu Tuhannya.

ووضعنا عنك وزرك (٢)

الذي أنقض ظهرك (٣)

2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,

3. yang memberatkan punggungmu?

Salah satu makna dari beban ini yaitu menyampaikan pesan kepada umat manusia dan jin. Beban Lain adalah Nabi menanggung beban pikiran tentang kesalahan kesalahan yang dibuat umatnya.

Kami telah memberkati Ummat mu dengan pengampunan dimana tidak ada ummat sebelumnya diberkati seperti itu. Kami memberi mereka banyak cara untuk menghapus kesalahan mereka - seperti wudhu, shalat lima waktu, shalat jumat dan puasa Ramadhan.

Telah diriwayatkan bahwa malaikat terkejut menemukan orang-orang dari ummat ummat sebelumnya yang diselamatkan dari api sedangkan mereka menemukan ada orang-orang dari ummat ini yang belum diselamatkan.

Kami telah menghapus semua masalah dan kekhawatiran mu.

Ketika Nabi ﷺ bermohon perhatian untuk kesejahteraan umat-nya, Allah mengutus Jibril untuk mengatakan kepadanya: "Kami akan membuat kamu puas dan ridha dengan umatmu dan Kami tidak akan membiarkan hal itu menjadi sumber kesedihan bagi kamu".

ورفعنا لك ذكرك (٤)

4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,

Allah berfirman: "Setiap kali NamaKu disebutkan, namamu juga akan disebutkan bersamaKu".

Di Arsy ada nama Nabi bersanding dengan nama Allah: la ilaaha ill'Allah Muhammad Rasul Allah. Di pintu surga tertulis: la ilaaha ill'Allah Muhammad Rasul Allah. Dalam adzan, nama Nabi ada dengan nama Allah. Orang yang masuk Islam harus mengatakan: la ilaaha ill'Allah Muhammad Rasul Allah. Jika seseorang melimpahkan satu sholawat pada Nabi, Allah melimpahkan sepuluh pada orang itu. Di kuburan Anda akan ditanya siapa Tuhanmu dan siapa Nabi mu.

Ummatnya akan menjadi ummat pertama yang dibangkitkan, yang pertama yang di hisab dan ditimbang dan yang pertama masuk surga. Dan Nabi

akan menjadi yang pertama untuk bersyafaat dan Adam dan Nabi lainnya akan berada di bawah benderanya.

Makna lainnya adalah bahwa dari waktu Adam sampai hari ini, hidup tidak ada yang telah dicatat secara rinci seperti kehidupan Muhammad - kata-katanya, tindakannya, karakter dan penampilannya.

فإن مع العسر يسرا (٥)

إن مع العسر يسرا (٦)

5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

6. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Pernyataan ini diulang dua kali. Ada kehalusan dalam bahasa Arab yang menunjukkan bahwa hanya ada satu kesulitan dan diulang dua kali, sedangkan ada dua jenis kemudahan dan yang kedua adalah berbeda dari yang pertama. Inilah sebabnya mengapa Nabi ﷺ mengatakan: "Satu porsi kesulitan tidak akan mengatasi dua bagian dari kemudahan" Ini adalah cara Allah untuk membuat kemudahan mengikuti kesulitan. Untuk alasan inilah mengapa orang-orang yang memiliki wawasan akan senang ketika kesusahan turun karena mereka tahu bahwa kemudahan akan mengikuti.

Kehebatan kemudahannya adalah sesuai dengan kebesaran kesengsaraan.

Nabi ﷺ bersabda pada Ibnu Abbas: "Kemenangan datang dengan kesabaran, bantuan datang dengan kesusahan dan kemudahan datang dengan kesulitan."

Pembacaan Surat Al-Insyirah adalah salah satu sarana mencari bantuan dari Allah dan cara menghapus penyempitan.

فإذا فرغت فانصب (٧)

7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

Ketika Anda menyelesaikan sholat, berdoalah, ini adalah waktu terbaik doa dijawab. Ketika Anda selesai berjihad, beribadahlah. Setiap kali Anda menyelesaikan suatu amalan, segera memulai amalan lain. Jangan buang waktu. Sayyidah `Aisyah berkata:" Nabi akan mengingat Allah di dalam setiap keadaan. Beliau selalu datang dan pergi, selalu dalam renungan, terus-menerus dalam keadaan sedih".

وإلى ربك فارغب (٨)

8. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

Berpalinglah hanya kepada Allah, dengan ketulusan mutlak dan memohon kepada-Nya. Ini adalah salah satu etika yang diajarkan Allah kepada Kekasih-Nya.

Semoga Allah memperluas / melapangkan dada kita sebagaimana Dia memperluas / melapangkan dada Nabi Muhammad ﷺ.

Ya Allah, angkat dan hilangkan beban kami dan tinggikan derajat kami dalam pandangan Mu.

Jangan memisahkan kami dari Kekasih Mu pada hari kiamat. Ya Allah, ingatkan beliau tentang kami, sehingga kami disebutkan di hadapan Mu!

اللّهمّ صلِّ على سيّدنا محمّدٍ وآله
وصحْبه وسلِّم
Dengar dan fahami AlQuran dalam pelbagai bahasa

http://tanzil.net/#94:1

Aamiin Allahumma Aamiin

Sunday, February 11, 2018

Kata2 Hikmah tentang Masa....

1 . Saidina Ali Karamullahu Wajhah
Kehidupanmu adalah nafas-nafas ( detik-detik ) yang tertentu, apabila berlalu satu detik daripadanya nescaya telah berkuranglah satu juzuk ( daripada umurmu).

2. Saidina Ali Karramullahu Wajhah
Janganlah engkau menangguhkan untuk melakukan sesuatu kebaikan hingga keesokkan hari, kerana mungkin keesokkan hari yang mendatang kamu telah mati.

3. Saidina Ali Karramullahu Wajhah
Hari ini ( di dunia ) adalah masa untuk beramal dan tidak ada hisab padanya, manakalah hari esok pula ( di akhirat ) adalah waktu perhitungan dan tidak ada peluang untuk beramal.

4. Saidina Abbas
Sebaik-baik perkara kebajikan adalah disegerakan.

Verses in the Al Quraan about Witnessing./Dalil Pentingmya Menyaksi dan Penyaksian.

Dalil Pentingmya Menyaksi dan Penyaksian.

Verses in the Al Quraan about Witnessing
إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشًِّا وَنَذِيرًا
Indeed, We have sent you as a witness and a bringer of good tidings and a warner
(Surah Al-Fath 48:8)

وَيَوْمَ نَبْعَثُ مِن كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا ثُمَّ لَ يُؤْذَنُ لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَلَ هُمْ يسُْتعَْتبَوُنَ
And [mention] the Day when We will resurrect from every nation a witness.
Then it will not be permitted to the disbelievers [to apologize or make excuses], nor will they be asked to appease [ Allah ].
(Surah An-Nahl 16:84)

فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِن كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَٰ هَٰؤُلَءِ شَهيِداً
So how [will it be] when We bring from every nation a witness and we bring you, [O Muhammad] against these [people] as a witness?
(Surah An-Nisa 4:41)

Robbana Amanna faktubna Ma'a Syahiddiin.
Ya Robb we believe and include us in those who is Witnessing.

Sunday, November 19, 2017

Raja Habib bin Malik yang Zalim dengan 12000 pengikutnya yang bertobat


 Salam, ikhwah berbagi cerita kisah tauladan bagaimana seorang Raja yg Zalim bertobat.
Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya. (Ar-R’ad 13:11)
Pada saat dakwah Rasulullah SAW mulai menyebar dan meluas, Abu Jahal dan Abu Lahab menjadi ketar-ketir dibuatnya. Keduanya lantas meminta bantuan kepada Raja Habib bin Malik di Syam dan berharap sang raja bisa menuntaskan masalah mereka. Raja Habib adalah seorang raja yang zalim, bengis dan tak segan-segan memberikan hukuman. Abu Jahal mengadu bahwa Nabi Muhammad SAW telah mengaku menjadi pesuruh Allah SWT dan membawa satu agama baru dan kononnya telah menghina Tuhan-Tuhan yang disembah oleh mereka.
Orang-orang arab menggelarnya “Raihanah Quraisyin.”Ketika Raja Habib bersama angkatan tenteranya seramai 12,000 orang singgah di Abthah, iaitu suatu tempat dekat kota Makkah maka datanglah Abu Jahal beserta pengikut pengikutnya memberikan berbagai-bagai hadiah kepada raja Habib.
Setelah itu Abu Jahal dipersilakan duduk di sebelah kanan raja Habib. Berkata raja Habib: “Wahai Abu Jahal katakan kepadaku tentang Muhammad.” Berkata Abu Jahal: “Tuan, silalah tuan tanya tentang Muhammad itu dari Bani Hasyim.” Raja Habib pun bertanya kepada Bani Hasyim: “Wahai Bani Hasyim, katakan pada beta tentang Muhammad itu.”
Berkata Bani Hasyim: “Sebenarnya kami telah mengenal Muhammad itu sejak dia kecil lagi, orangnya sungguh amanah dan setiap katanya benar; dia tidak akan berkata selain dari yang benar. Apabila umur Muhammad meningkat pada 40 tahun dia telah mula mencela Tuhan kita dan dia membawa agama baru yang bukan datangnya dari nenek moyang kita.” Setelah raja Habib mendengar penjelasan dan Bani Hasyim maka dia pun berkata: “Bawa Muhammad mengadap dengan cara baik, kalau Muhammad degil maka gunakan kekerasan.
Setelah itu mereka pun mengutus salah seorang untuk menjemput Muhammad SAW. Setelah Rasulullah SAW menerima pesanan raja, baginda pun bersiap-siap untuk pergi, sementara itu Abu Bakar ra dan Siti Khadijah menangis karena takut baginda dizalimi oleh raja tersebut.
Rasulullah SAW berkata: “Janganlah kamu berdua menangis, serahkanlah urusanku ini kepada Allah SWT.” Kemudian Ahu Bakar ra pun mengaturkan pakaian untuk RasuIulIah SAW yang terdiri dari baju berwarna merah dan serban berwarna hitam.
Setelah Rasulullah SAW mengenakan pakaian tersebut maka baginda bersama Abu Bakar ra dan Khadijah ra pun pergi menghadap raja Habib. Setelah sampai di hadapan raja, Abu Bakar ra berdiri di sebelah kanan Rasulullah SAW sementara Siti Khadijah berdiri di belakang Rasulullah SAW. Ketika raja Habib melihat baginda Rasulullah SAW berdiri dihadapannya maka raja Habib pun tercengang karena begitu melihat baginda Rasulullah tidak sesuai dg yang diceritakan oleh Abu jahal, Sang Raja pun bangun memberi hormat mempersilakan Rasulullah SAW duduk di sebuah kerusi yang diperbuat dari emas. Sementara itu Siti Khadijah yang merasa cemas berdoa kepada Allah SWT: “Ya Allah, tolonglah Muhammad dan mudahkanlah dia menjawab sebarang pertanyaan.”
Sewaktu baginda duduk di hadapan raja Habib maka keluarlah cahaya memancar dari wajah baginda dan baginda duduk dengan tenang tanpa rasa takut. Raja Habib memulakan pertanyaan: ‘Wahai Muhammad, kamu pun tahu bahawa setiap Nabi itu ada mukjizatnya, jadi apakah mukjizat kamu itu?”
Bersabda Rasulullah SAW: “Katakan apakah yang kamu kehendaki?”
Berkata raja Habib: Aku mau matahari itu terbenam dan bulan pula hendaklah turun ke bumi dan kemudiannya bulan hendaklah terbelah menjadi dua, kemudian masuk di bawah baju kamu dan separuh keluar melalui lengan baju kamu yang kanan dan sebelah lagi hendaklah keluar melalui lengan baju kamu yang kiri. Setelah itu bulan itu hendaklah berkumpul menjadi satu di atas kepala kamu dan bersaksi atasmu, kemudian bulan itu hendaklah kembali ke langit dan mengeluarkan cahaya yang hersinar dan hendaklah bulan itu tenggelam. Sesudah itu hendaklah matahari yang tenggelam muncul semula dan berjalan ke tempatnya seperti mulanya.”
Setelah mendengar begitu banyak yang raja Habib kehendaki, maka baginda Rasulullah SAW pun bersabda: Apakah kamu akan beriman kepadaku setelah aku melakukan segala apa yang kamu kehendaki?”
Berkata raja Habib: “Ya, aku akan beriman kepadamu setelah kamu dapat menyatakan segala isi hatiku.” Abu Jahal yang sedang menyaksikan percakapan karena dia berpikir apa yang diminta Raja tidak akan bisa terlaksana itu segera melompat kegirangan ke hadapan Raja sambil berkata: “Wahai tuanku, tuanku telah mengatakan yang cukup baik dan tepat.”
Rasulullah SAW pun keluar lalu pergi mendaki gunung Abi Qubais, kemudian baginda mengerjakan solat dua rakaat lalu berdoa kepada Allah SWT. Setelah berdoa maka turunlah malaikat Jibril as bersama dengan 12,000 malaikat dengan memegang panah di tangan mereka. Malaikat Jibril as berkata: “Assalamu alaika yaa Rasulullah, sesungguhnya Allah telah bersalam kepadamu dan berfirman:
“Wahai kekasihku, janganlah kamu takut dan bersusah hati. Aku akan sentiasa bersamamu di mana saja engkau berada dan telah tetap dalam pengetahuanKu dan berjalan di dalam qada kepastianKu di zaman azali apa-apa yang diminta oleh raja Habib bin Malik pada hari ini; pergilah kamu kepada mereka dan berikan hujjahmu dengan tepat dan jelaskan keadaanmu dan keutusanmu. Ketahuilah sesungguhnya Allah SWT telah menundukkan matahari, bulan, malam dan siang. Sesungguhnya raja Habib itu mempunyai seorang puteri yang tidak mempunyai kedua tangan, kedua kaki dan tidak mempunyai kedua mata. Dan katakan kepadanya bahawa Allah SWT telah mengembalikan kedua tangannya, kedua kakinya dan kedua matanya.”
Setelah itu Rasulullah SAW pun turun dari gunung Abi Qubais dengan rasa tenang dan rasa gembira. Malaikat Jibril as di angkasa dan para malaikat berbaris lurus dan Rasulullah SAW berdiri di maqam Ibrahim. Dan adalah saat itu matahari terbenam. Matahari mulai seakan-akan berlari cepat, ertinya matahari cepat-cepat terbenam dan menjadi gelap gelita. Kemudian bulan terbit dengan terangnya, setelah bulan naik meninggi baginda Rasulullah SAW memberikan isyarat dengan dua jari-jarinya kepada bulan itu, dan bulan seakan-akan berlari turun ke bumi dan berdiri di hadapan baginda Rasulullah SAW. Kemudian bulan itu bergerak-gerak seperti awan lalu bulan itu terbelah menjadi 2 dan bulan itu masuk di bawah baju Rasulullah SAW separuhnya keluar melalui lengan sebelah kanan baju baginda sementara yang sebelah lagi keluar melalui lengan sebelah kiri baju baginda. Kemudian bulan kembali bercantum mengeluarkan cahaya dengan terang lalu berdiri di atas kepala Rasulullah SAW dengan berkata: “Saya bersaksi bahawa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan saya bersaksi bahawa Muhammad itu hamba Allah dan RasulNya sesungguhnya berbahagialah orang-orang yang membenarkan engkau Muhammad dan rugilah orang-orang yang menyalahi engkau.” (Subhanallah)
Setelah bulan berkata demikian maka bulan pun kembali ke langit menjadi terang dan menghilangkan dirinya. Sebaik saja bulan menghilangkan dirinya maka matahari pun timbul kembali. Walau telah melihat mujijat yang luar biasa itu, Raja pun masih meminta kpd Rasulullah SAW mesti tahu sesuatu rahasia yang tidak seorang pun tahu kecuali Raja Bin Malik, maka diapun berkata: ‘Wahai Muhammad, kamu masih ada satu syarat lagi.”
Belum sempat Habib hendak berkata maka baginda Rasululah SAW bersabda: “Sesungguhnya kamu mempunyai seorang puteri yang tidak mempunyai dua tangan, tidak mempunyai dua kaki dan dia juga tidak mempunyai dua mata dan sesungguhnya ketahuilah olehmu Allah SWT telah mengembalikan kedua tangan, kedua kaki dan kedua matanya.”
Setelah mendengar itu, Raja Habib maka dia pun berkata: “Wahai ahli Makkah, tidak ada kufur sesudah iman dan tidak ada keraguan sesudah yakin, oleh itu ketahuilah oleh kamu sekelian bahawa sesungguhnya aku bersaksi, Tidak ada Tuhan melainkan Allah yang satu dan tidak ada sekutu bagiNya, dan saya bersaksi bahawa sesungguhnya Muhammad itu hambaNya dan utusan-Nya.” Kemarahan Abu Jahal meluap-luap dan dia berkata: “Wahai tuan raja, apakah tuan percaya kepada ahli syihir ini sehingga syihir itu telah mempersonakan tuan.” Abu jahal berusaha untuk mempengaruhi agar Raja Habib tidak terpengaruh atas kejadian yang terjadi.
Raja Habib tidak menghiraukan kata-kata Abu Jahal, sebaliknya raja Habib kembali ke negerinya Syam. Ketika raja Habib masuk ke dalam istananya dia dikagetkan karena ketika disambut oleh anak perempuanya yang tadinya tidak punya tangan, kaki dan tidak bisa melihat tapi telah menemuinya dengan keadaan sehat wal afiat, dan dia mendengar putrinya mengucap: “Asyhadu alla ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu” (Saya bersaksi bahawa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan AlIah dan saya bersaksi bahawa Muhammad itu adalah pesuruhNya dan utusanNya).
Raja Habib tercengang dengan kalimah yang diucapkan oleh anaknya maka dia pun berkata: “Wahai anakku, siapakah yang mengajarkan kepada kamu kalimah ini?” Berkata anak raja Habib: “Sebenarnya sewaktu saya tidur, telah datang seorang lelaki lalu berkata kepada saya: “Sesunguhnya ayah kamu telah masuk Islam, kalau kamu mahu masuk Islam maka aku kembalikan segala anggota kamu dengan baik.” Setelah itu saya pun tidur dan pagi ini diri saya tidak ada yang kurang seperti yang ayah lihat sekarang” .
Subhanallah setelah kejadian tersebut, Raja Habib bin Malik dan semua bala tenteranya masuk Islam. Raja Habib bersyukur sujud kepada Allah SWT agar nikmat iman dan bertambahlah keyakinan, dan segera mungkin Raja Habib mengumpulkan emas, perak dan kain lalu dinaikkan atas lima ekor unta berserta dengan beberapa orang hamba dikirimkan kepada Rasulullah SAW sebagai wujud rasa syukur karena beliau telah mendapat Hidayah dan Bersyukur karena putrinya yang paling dicintainya telah sembuh.
Namun ketika rombongan yang membawa segala hadiah dari raja Habib itu sampai dekat kota Makkah, tiba-tiba muncul Abu Jahal bersama kuncu-kuncunya lalu berkata: “Kamu semua milik siapa?” Berkata rombongan itu: “Kami semua ini milik raja Habib bin Ibnu Malik dan kami hendak pergi pada Rasullulah SAW.”
Ketika Abu Jahal mendengar jawapan dari rombongan itu maka dia mencoba merampas semua barang-barang yang bawa oleh rombongan itu. Karena rombongan itu enggan menyerahkan barang-barang tersebut maka berlakulah pergaduhan antara kedua belah pihak. Terjadilah percekcokan dan perdebatan diantara kedua belah pihak maka berkumpullah penduduk kota Makkah dan datang bersama mereka Rasulullah SAW.
Melihat akan kedatangan orang ramai maka berkata rombongan Raja : “Kesemua barang yang kami bawa ini adalah milik raja Habib, dan raja Habib berhajat untuk rnenghadiahkan kesemua barang ini kepada Rasulullah SAW.” namun Abu Jahal berkata: “Raja Habib menghadiahkan kesemua harang ini kepada saya.”
Lalu Rasulullah SAW bersabda: “Wahai penduduk Makkah, adakah kamu semua suka kalau aku mencadangkan sesuatu?” Berkata penduduk Makkah: “Ya, kami setuju.”
Bersabda Rasulullah SAW: “Kita hendaklah memutuskan percakapan unta ini, untuk siapakah sebenarnya harta ini.
Berkata Abu Jahal: “Kita tentukan perkara ini esok pagi.”
Setelah mendapat persetujuan dari Rasulullah SAW untuk ditunda pada esok hari maka Abu Jahal pun balik dan terus pergi kepada berhala-berhala yang disembahnya, dia pun memberi beberapa korban kepada berhala-berhala mereka dan memohon pertolongan pada berhala mereka sehingga pagi. Ketika waktu yang dijanji telah tiba maka ramailah penduduk kota Makkah datang untuk melihat keputusan pengadilan. Rasulullah SAW datang bersama bapa saudara baginda dan Abu Jahal bersama kuncu-kuncunya. Segera saja Abu Jahal sampai maka dia pun terus mengelilingi unta itu dengan berkata: “Berkatalah unta-unta semua atas nama Lata, Uzza dan Manata.” Setelah Abu Jahal berkata demikian sekian lama sehingga matahari telah tinggi, namum unta-unta itu tidak berkata apa-apa.
Maka berkata penduduk kota Makkah: ‘Wahai Abu Jahal, cukuplah apa yang kamu buat itu, sekarang giliran Muhamad pula untuk melakukannya.”
Rasulullah SAW pun menghampiri unta-unta tersebut dengan berkata: ‘Wahai unta makhluk Allah, demi ciptaan Allah berkatalah kamu dengan kekuasaan Allah.”
Setelah Rasulullah SAW berkata demikian maka bangunlah salah satu dari lima ekor unta lalu berkata: “Wahai ahli kota Makkah, kami semua ini adalah hadiah raja Habib bin Ibnu Malik untuk dipersembahkan kepada Rasulullah SAW.”
Setelah unta itu berkata demikian maka RasulullahSAW pun menarik unta-unta tersebut berserta dengan barang-barang yang dibawanya ke gunung Qubais, kemudian Rasulullah SAW mengeluarkan semua emas dan perak yang ada di atas unta lalu dikumpulkan sehingga menjadi bukit lalu berkata: “Wahai emas dan perak, hendaklah kamu semua menjadi pasir.”Kemudian dengan sekejap saja kesemua emas dan perak itu menjadi bukit sehingga sekarang. Subhanallah tidak berharganya harta dan emas, karena yang dicari adalah Ridho Allah,Semoga Allah senantiasa merahmati kita,…Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. aamiin, smoga bermanfaat,