•♥• Etika Islam Dalam BERSENGGAMA •♥•
Dalam menjalani hubungan ‘intim’ antara suami istri, islam mengajarkan berbagai macam etika yang telah diatur berdasarkan hadits-hadits Nabi, diantaranya :
• Disunahkan mmbaca BASMALAH sebelum menjalani senggama kemudian membaca “QUL HUWA ALLAAHU AHAD” dilanjutkan dengan membaca takbir (ALLAAHU AKBAR), tahlil (LAA ILAAHA ILLALLAAH) dan disunahkan meskipun tidak sedang mengharapkan keturunan dari persenggamaannya untuk berdoa :
بسم الله العلي العظيم، اللهم اجعلها ذرية طيبة، إن كنت قدرت أن تخرج ذلك من صلبي » « اللهم جنِّبني الشيطان، وجنب الشيطان مارزقتني
BISMILLAAHIL ’ALIYYIL ‘AZHIIM, ALLAAHUMA IJ’ALHAA DZURRIYYATAN THOYYIBATAN IN KUNTA QADDARTA AN TAKHRUJA DZAALIKA MIN SHULBII, ALLAAHUMMA JANNIBNII AS-SYAITHAANA WA JANNIBIS SYAITHAANA MAA ROZAQTANII
“Dengan menyebut nama Allah yang agung, Ya Allah, jadikanlah ia anak yang baik bila Engkau takdirkan ia lahir dari keturunanku, jauhkanlah aku dari syaitan dan jauhkanlah syaitan dari anak yang akan Engkau karuniakan kepadaku.” (HR. Abu Daud).
• Berpaling dari arah kiblat, jangan menghadap kiblat saat menjalani senggama sebagai bentuk penghormatan pada kiblat.
• Memakai penutup, jangan melakukan persenggamaan dengan telanjang bulat karena ini hukumnya makruh sepert sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam “Bila salah seorang diantara kalian hendak mendatangi istrinya, pakailah penutup dan janganlah kalian berdua telanjang seperti telanjangnya keledai” (HR. Ibn Maajah Nail al-Authaar VI/194).
• Diawali dengan cumbuan, sentuhan dan ciuman.
• Saat seorang suami telah mencapai orgasme, jangan berlalu begitu saja, hantarkan secara perlahan-lahan istrinya dalam mencapai orgasme karena tak jarang pencapaian klimaks seorang wanita datangnya cenderung belakangan.
• Dimakruhkan terlalu banyak pembicaraan saat melakukan senggama.
• Bila tanpa adanya ‘udzur (halangan), jangan biarkan empat malam sekali berlalu tanpa hubungan badan.
• Saat istri tengah datang bulan, sementara keinginan berhubungan tak dapat tertahankan, untuk menghindari keharaman sebaiknya istri memakai kain penutup pada anggota tubuh antara pusar dan lutut saat mencumbuinya.
• Bagi yang menginginkan mengulangi senggama untuk yang kesekian kalinya sebaiknya terlebih dahulu dicuci kelaminnya, karena hal ini dapat menambah gairah dan dapat menjaga kebersihan.
• Tidak ada anjuran khusus menjalani senggama dimalam-malam tertentu seperti malam senin atau jumah namun sebagian ulama ada yang mensunahkan menjalaninya dimalam jumah.
• Disunahkan bagi seorang suami dimalam pengantin saat berkeinginan menjalani persenggamaan terlebih dahulu memegang rambut depan (ubun-ubun) istrinya sambil berdoa :
اللهم إني أسألك من خيرها وخير ما جبلتها عليه، وأعوذ بك من شرها وشر ما جبلتها عليه
Allahumma inni as-aluka min khairihaa wa khairi ma jabaltuhaa 'alaiih, wa a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa jabaltuhaa 'alaiih.
“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada mu kebaikannya (isteri) dan kebaikan apa yang saya ambil dari padanya, serta aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya dan kejahatan apa yang aku ambil daripadanya" (HR. Ibn Majah dan Abu Dawud dari Umar Bin Syu’aib dari ayahnya dari Datuknya, Nail al-Authaar VI/189).
___________________________________
Referensi :
Al-Mughni VII/25, Ihyaa’ ‘Uluumiddiin II/46, Kisyaf alQana’ V/216, Mukhtashar Minhaj alQaashidiin hal. 73, Fath al-Mu’iin hal. 107, al-Adzkaar li an-Nawaawi hal. 159 dan Nail al-Authaar VI/194
Dipetik dari Fb @Sharifah InsyaAllah Shahidah
___________________________________
Al-Fiqh al-Islaam IV/194-195
(ustd Masaji )
Wallaahu A’lamu Bis Showaab
Berkata Imam Syafiee:"Sesiapa yang mempelajari AlQuran akan besar nilai dirinya, Sesiapa yang mempelajari Fiqah akan tinggi pangkat dan kedudukannya. Sesiapa yamg mempelajari hadis akan kuatlah hujahnya.Sesiapa yang mempelajari Ilmu hisab (Mathematik), akan hebatlah buah fikirannya. Sesiapa yang belajar ilmu alGharib akan haluslah tabiatnya. Sesiapa yang tidak memuliakan dirinya, tidak akan memberi manfaat ilmunya."
Sunday, July 24, 2011
Monday, June 27, 2011
Nak anak kita solat 5 waktu istiqamah: Cara Wardina Safiyyah Latih Anak lekat Solat 5 Waktu...
Semoga semua mendapat manfaat..
"Dan Suruhlah Ahlimu/Anak2mu Solat, hendaklah kamu sabar dalam mengerjakannya (solat dan suruhan itu), Kami(Allah) tidak minta rezeqi, tetapi Kamilah mengurnia rezeqi, dan akibat yg baik untuk orang bertaqwa" Surah Toha:132
"Wahai Tuhan KAmi jadikan aku(kami) orang yang tetap istiqamah mengerjakan solat dan begitu juga daripada zuriyyat keturunanku (kami), wahai Tuhan Kami makbulkanlah du'a" doa NAbi Ibrahim dalam AlQuran.
bERBALOI PENAT LELAH KU...
by Wardina Safiyyah OfficialPage on Friday, March 11, 2011 at 8:47pm
Dear Mama, Ummi, Mum, Ibu, Bonda...
I have to share this with you... because i feel so happy and i feel that all
my penat lelah paid off...
I started to make my Amna to solat 5 times a day when she was 7, on her 7th
birthday...we had a talk...(check note lama) tapi preparation since 6
la...tapi
dari kecik memang selalu ikut2 la kami solat....she hasnt missed her solat
since. Walaupun lambat, tetap solat. I made sure of that - because the key
is
SOLAT ni kalau tak tanam dari kecik memang LIAT nanti....But it is very
important to keep this in mind:-
1) kalau kita bagi dia tinggal WALAUPUN sekali nanti we are sending the
wrong
signal - kena make sure - every waktu without fail, walaupun penat, ataupun
lambat
2)l Selalu kalau boleh solat together..mula2 memang kena solat
together....kalau
tak ada rumah make sure an adult in the house pastikan anak kita solat.
(hari tu
Amna pergi her reading class, i asked her teacher to take her to the suarau)
-
lepas solat time tu lah peluk cium, senyum - i always kiss her at the head
and
say "Barakallahufiha" Ya Allah make my Amna a good Muslim Ya Allah....make
her
never miss her solat Ya Allah.....kuat2 bagi dia dengar....ps:- kalau kena
amik
cuti ambillah - bukan waktu exam je amik cuti - buatlah STEP ini, yakni
melangkah ke alam 7 thaun dan tidak meninggalkan solat A BIG Thing! "mama
amik
cuti hari ni sebab nak pastikan yang adik solat 5 waktu sehari!"
3)Selalu cerita how IMPORATANT it is to solat..how Allah is watching us...
how
we are good Muslims when we solat, how Allah loves us, Solat tu, untuk kita,
bukan untuk Allah.....TAPI selalu jugak cerita yang akan ada orang TAK
solat...acknowledge the fact that sometimes we feel lazy to solat....itu
semua
kerja SETAN! Fight them off....! I tell Amna that even some grown ups tak
solat!
I tell Amna that....we have to be strong.. we have to tell ourselves we will
NEVER miss our solat.....
4)Awal2 subuh ni memang tak bangunkan, tapi as soon as dia bangun pagi, ill
ask
her to solat straight away.(yes memang leceh..but we have to, and we have to
do
it with LOVE diselang seli dgn strictness)
5)kalau dia tinggal - DENGAN sengaja, i take the rotan and hit her on her
tapak
tangan slowly, just as a reminder. After that i hug her and tell her i love
her, and i just want her to remember - and guess what?? memang dia ingat!!!
(3
kali baru, i think not bad, sampai satu hari dia terlambat solat, sebab
keluar
dan memang tak ingat, dia yang suruh rotan) But i tell her kalau TERLUPA
atau
TERTIDUR its ok...but kena solat terus bila bangun.
Macam ni ceritanya, i told Amna, kalau Ummi ambik Amna dari sekolah lambat,
Amna
solat dulu Asar kat sekolah....tadi memang datang lambat...i was loking for
her..and guess what????
She was actually praying her Asar prayers...sorang je kat dalam surau
tu....i
wanted to pengsan and cry...she did all by herself.... i pun told her how
happy
and how proud i was of her...i tanya dia kenapa? dia kata "Amna ingat apa
Ummi
cakap".....cair nya hatiku ini.
Apa lagi, Ummi ni peluk cium dia....and called nenek at Australia...now im
sharing with all of you!!! Because i want us to raise generation of good
Muslims
that are disciplined, smart, intelligent -that remembers Allah because the
world so BADLY needs good QUALITY Muslims like this!!!
And the foundation is - to start them off right - solat at SEVEN! Yes just
as
how Rasulullah asked us!
I love you all!!! Good night.....
But the key to all this IS Mak Ayah KENA dan WAJIB solat dulu...anak ketam
tak
boleh diajar berjalan terus...fahamkan?
"Dan Suruhlah Ahlimu/Anak2mu Solat, hendaklah kamu sabar dalam mengerjakannya (solat dan suruhan itu), Kami(Allah) tidak minta rezeqi, tetapi Kamilah mengurnia rezeqi, dan akibat yg baik untuk orang bertaqwa" Surah Toha:132
"Wahai Tuhan KAmi jadikan aku(kami) orang yang tetap istiqamah mengerjakan solat dan begitu juga daripada zuriyyat keturunanku (kami), wahai Tuhan Kami makbulkanlah du'a" doa NAbi Ibrahim dalam AlQuran.
bERBALOI PENAT LELAH KU...
by Wardina Safiyyah OfficialPage on Friday, March 11, 2011 at 8:47pm
Dear Mama, Ummi, Mum, Ibu, Bonda...
I have to share this with you... because i feel so happy and i feel that all
my penat lelah paid off...
I started to make my Amna to solat 5 times a day when she was 7, on her 7th
birthday...we had a talk...(check note lama) tapi preparation since 6
la...tapi
dari kecik memang selalu ikut2 la kami solat....she hasnt missed her solat
since. Walaupun lambat, tetap solat. I made sure of that - because the key
is
SOLAT ni kalau tak tanam dari kecik memang LIAT nanti....But it is very
important to keep this in mind:-
1) kalau kita bagi dia tinggal WALAUPUN sekali nanti we are sending the
wrong
signal - kena make sure - every waktu without fail, walaupun penat, ataupun
lambat
2)l Selalu kalau boleh solat together..mula2 memang kena solat
together....kalau
tak ada rumah make sure an adult in the house pastikan anak kita solat.
(hari tu
Amna pergi her reading class, i asked her teacher to take her to the suarau)
-
lepas solat time tu lah peluk cium, senyum - i always kiss her at the head
and
say "Barakallahufiha" Ya Allah make my Amna a good Muslim Ya Allah....make
her
never miss her solat Ya Allah.....kuat2 bagi dia dengar....ps:- kalau kena
amik
cuti ambillah - bukan waktu exam je amik cuti - buatlah STEP ini, yakni
melangkah ke alam 7 thaun dan tidak meninggalkan solat A BIG Thing! "mama
amik
cuti hari ni sebab nak pastikan yang adik solat 5 waktu sehari!"
3)Selalu cerita how IMPORATANT it is to solat..how Allah is watching us...
how
we are good Muslims when we solat, how Allah loves us, Solat tu, untuk kita,
bukan untuk Allah.....TAPI selalu jugak cerita yang akan ada orang TAK
solat...acknowledge the fact that sometimes we feel lazy to solat....itu
semua
kerja SETAN! Fight them off....! I tell Amna that even some grown ups tak
solat!
I tell Amna that....we have to be strong.. we have to tell ourselves we will
NEVER miss our solat.....
4)Awal2 subuh ni memang tak bangunkan, tapi as soon as dia bangun pagi, ill
ask
her to solat straight away.(yes memang leceh..but we have to, and we have to
do
it with LOVE diselang seli dgn strictness)
5)kalau dia tinggal - DENGAN sengaja, i take the rotan and hit her on her
tapak
tangan slowly, just as a reminder. After that i hug her and tell her i love
her, and i just want her to remember - and guess what?? memang dia ingat!!!
(3
kali baru, i think not bad, sampai satu hari dia terlambat solat, sebab
keluar
dan memang tak ingat, dia yang suruh rotan) But i tell her kalau TERLUPA
atau
TERTIDUR its ok...but kena solat terus bila bangun.
Macam ni ceritanya, i told Amna, kalau Ummi ambik Amna dari sekolah lambat,
Amna
solat dulu Asar kat sekolah....tadi memang datang lambat...i was loking for
her..and guess what????
She was actually praying her Asar prayers...sorang je kat dalam surau
tu....i
wanted to pengsan and cry...she did all by herself.... i pun told her how
happy
and how proud i was of her...i tanya dia kenapa? dia kata "Amna ingat apa
Ummi
cakap".....cair nya hatiku ini.
Apa lagi, Ummi ni peluk cium dia....and called nenek at Australia...now im
sharing with all of you!!! Because i want us to raise generation of good
Muslims
that are disciplined, smart, intelligent -that remembers Allah because the
world so BADLY needs good QUALITY Muslims like this!!!
And the foundation is - to start them off right - solat at SEVEN! Yes just
as
how Rasulullah asked us!
I love you all!!! Good night.....
But the key to all this IS Mak Ayah KENA dan WAJIB solat dulu...anak ketam
tak
boleh diajar berjalan terus...fahamkan?
Sunday, June 19, 2011
KAsihi dan dikasihi...RAHSIA AYAT PENGASIH NABI YUSUF
RAHSIA AYAT PENGASIH NABI YUSUF- Just to share.. May 21, '08 12:45 PM
for everyone
Category: Other
Assalammu'alaikum wbt..,
Bacalah Surah Yusuf Ayat 4 yang berbunyi:
"Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada' Asyara Kaukabauw Wasy Syamsa Wai Qamara Ra aituhum Lii Sajidin"
Bermaksudnya:
Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya,"Wahai Ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan kelihatan semuanya sujud kepadaku..."
Kemudian sambung Surah Thaahaa Ayat 39
"Wa-alqayka 'alayka mahabbatan minnii walitushna'a'laa 'ainii"
Bermaksud:
"Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasanku."(Qs.thaahaa:39)
Caranya:
Setiap kali bertemu atau bersua dengan kekasih/isteri/suami,bacalah kedua ayat ini.Untuk dapatkan kesan yang baik,hendaklah diamalkan selalu membaca dihadapannya,Tidak perlu membaca dengan kuat,memadailah dengan hanya membaca di dalam hati.Selain itu agar dikasihi masyarakat,bacalah kedua-dua ayat ini setiap kali lepas solat sebanyak 3 kali.
*Penting!Anda dilarang sama sekali menggunakan ayat ini dengan tujuan yang tidak baik.
for everyone
Category: Other
Assalammu'alaikum wbt..,
Bacalah Surah Yusuf Ayat 4 yang berbunyi:
"Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada' Asyara Kaukabauw Wasy Syamsa Wai Qamara Ra aituhum Lii Sajidin"
Bermaksudnya:
Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya,"Wahai Ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan kelihatan semuanya sujud kepadaku..."
Kemudian sambung Surah Thaahaa Ayat 39
"Wa-alqayka 'alayka mahabbatan minnii walitushna'a'laa 'ainii"
Bermaksud:
"Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasanku."(Qs.thaahaa:39)
Caranya:
Setiap kali bertemu atau bersua dengan kekasih/isteri/suami,bacalah kedua ayat ini.Untuk dapatkan kesan yang baik,hendaklah diamalkan selalu membaca dihadapannya,Tidak perlu membaca dengan kuat,memadailah dengan hanya membaca di dalam hati.Selain itu agar dikasihi masyarakat,bacalah kedua-dua ayat ini setiap kali lepas solat sebanyak 3 kali.
*Penting!Anda dilarang sama sekali menggunakan ayat ini dengan tujuan yang tidak baik.
Tuesday, June 14, 2011
Gambar Indah Matahari Terbenam
https://picasaweb.google.com/roger.degler/AZSunriseSunsetFebruary2008#5219665117146257906
Kelambu jiwa(Doa2 Rasulullah atasi kesedihan). Sangat Mujarab.
Kelambu jiwa(doa2 atasi kesedihan)
https://picasaweb.google.com/roger.degler/AZSunriseSunsetFebruary2008#5219665117146257906
120- اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.
"Allahumma inni 'abduka, ibnu 'abdika, ibnu umatika, nasiyati biyadika, maadhi hukmuka, 'adlu fii qadhaa uka. As aluka bikulli ism huwa laka,samita bihi nafsaka, au anzaltah fi kitabika , au 'alamtahu ahadan min halqika, au asta' tarta bihi fi 'ilmiil ghaibi 'indika, an taj'al alQuraana raihani Qalbi, wannurri sodri, wajala aa huzni , wazahaba hammi "
120. "Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Quran sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku." [137]
121- اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.
121. "Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang." [138]
---------------------------------
[137] HR. Ahmad 1/391. Menurut pendapat Al-Albani, hadits tersebut adalah sahih.
[138] HR. Al-Bukhari 7/158. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam senantiasa membaca doa ini, lihat kitab Fathul Baari 11/173.
https://picasaweb.google.com/roger.degler/AZSunriseSunsetFebruary2008#5219665117146257906
Diambil dari :-
http://eriena1806.blogspot.com/2011/01/kelambu-jiwa.html
https://picasaweb.google.com/roger.degler/AZSunriseSunsetFebruary2008#5219665117146257906
120- اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.
"Allahumma inni 'abduka, ibnu 'abdika, ibnu umatika, nasiyati biyadika, maadhi hukmuka, 'adlu fii qadhaa uka. As aluka bikulli ism huwa laka,samita bihi nafsaka, au anzaltah fi kitabika , au 'alamtahu ahadan min halqika, au asta' tarta bihi fi 'ilmiil ghaibi 'indika, an taj'al alQuraana raihani Qalbi, wannurri sodri, wajala aa huzni , wazahaba hammi "
120. "Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Quran sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku." [137]
121- اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.
121. "Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang." [138]
---------------------------------
[137] HR. Ahmad 1/391. Menurut pendapat Al-Albani, hadits tersebut adalah sahih.
[138] HR. Al-Bukhari 7/158. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam senantiasa membaca doa ini, lihat kitab Fathul Baari 11/173.
https://picasaweb.google.com/roger.degler/AZSunriseSunsetFebruary2008#5219665117146257906
Diambil dari :-
http://eriena1806.blogspot.com/2011/01/kelambu-jiwa.html
Monday, June 13, 2011
GREATNESS AND SUCCESS SUCCESS IN THIS LIFE AND HEREAFTER-Holy Prophet Muhammad answered.
GREATNESS AND SUCCESS
SUCCESS IN THIS LIFE AND HEREAFTER
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Khalid ibn al Walîd(R.A.) narrated the following Hadith:
A man came one day to the Holy Prophet Muhammad (peace be upon him) and said to him,
'Oh Messenger of Allah! I've come to ask you a few questions about the affairs of this Life and the Hereafter.'
The Prophet replied:
'Ask what you wish.'
The Bedouin asked:
Q: I'd like to be the most learned of men.
A: Fear Allah (swt), and you will be the most learned of
men.
Q: I wish to be the richest man in the world.
A: Be content, and you will be the richest man in the world.
Q: I'd like to be the most just man.
A: Desire for others what you desire for yourself, and you
will be the most just of men.
Q: I want to be the best of men.
A: Do good to others and you will be the best of men.
Q: I wish to be the most favoured by Allah(swt).
A: Engage much in Allah's (swt) praise, and you will be
most favoured by Him(swt).
Q: I'd like to complete my faith.
A: If you have good manners you will complete your faith.
Q: I wish to be among those who do good.
A: Worship Allah (swt) as if you see Him(swt). If you don 't
see Him(swt), He(swt) can see you. In this way you will
be among those who do good.
Q: I wish to be obedient to Allah(swt).
A: If you observe Allah's(swt) commands you will be
obedient.
Q: I'd like to be free from all sins.
A: Bathe yourself from impurities and you will be free from
all sins.
Q: I'd like to be raised on the Day of Judgement in the light.
A: Don't wrong yourself or any other creature, and you will
be raised on the Day of Judgement in the light.
Q: I'd like Allah(swt) to bestow His mercy on me.
A: If you have mercy on yourself and others, Allah(swt)
will grant you mercy on the Day of Judgement.
Q: I'd like my sins to be very few.
A: If you seek the forgiveness of Allah(swt)as much as you
can, your sins will be very few.
Q: I'd like to be the most honourable man.
A: If you do not complain to any fellow creature, you will
be the most honourable of men.
Q: I'd like to be the strongest of men.
A: If you put your trust in Allah (swt), you will be the
strongest of men.
Q: I'd like to increase my provision.
A: If you keep yourself pure, Allah (swt) will increase your
provision.
Q: I'd like to be loved by Allah(swt) and His Messenger.
A: If you love what Allah(swt) and His(swt) Messenger
love, you will be among their beloved ones.
Q: I wish to be safe from Allah's (swt) wrath on the Day of
Judgement.
A: If you do not lose your temper with any of your fellow
creatures, you will be safefrom the wrath of Allah (swt)
on the Day of Judgement.
Q: I'd like my prayers to be responded.
A: If you avoid forbidden actions, your prayers will he
responded.
Q: I'd like Allah(swt) not to disgrace me on the Day of
Judgement.
A: If you guard your chastity, Allah (swt) will not disgrace
you on the Day of Judgement.
Q: I'd like Allah(swt) to provide me with a protective
covering on the Day of Judgement.
A: Do not uncover your fellow creatures faults, and Allah
(swt) will provide you with a covering protection on the
Day of Judgement.
Q: What will save me from sins?
A: Tears, humility and illnes (note:illness or any form of
hardship is also a cleanser of sins if one bears it with
patience)
Q: What are the best deeds in the eyes of Allah (swt)?
A: Gentle manners, modesty and patience.
Q: What are the worst evils in the eyes of Allah (swt)?
A: Hot temper and miserliness.
Q: What alleviates the wrath of Allah (swt) in this life and
in the Hereafter?
A: Concealed charity and kindness to relatives.
Q: What actions will save me from the fire of hell on the
Day of Judgement?
A: Patience in times of hardship and misfortune.
Authentic Hadith related in the famous collection of 'Musnad Imam Ahmad' by Imam Ahmad ibn Hanbal (R.A).
~ http://www.therevival.co.uk/success-life-hereafter
Bismillahirahmanirrahim I start this day seeking forgiveness from the Most Merciful. May HE forgives me for all the imperfect intentions and actions I once made. As much as I felt tired and exhausted, refusing to stand and move a single inch, I was forced to run away into the solitude desert that burns the deepest layer of my skin. The burns which hurt so deeply, that made me run even faster, unknowingly gaining power to move even further. When HE has made HIS decision, no running can succeed to make it fail. "On Greatness, Abu Bakr (r.a.) said: Run away from greatness and greatness will follow you." I surrender......
By: Noormah Arshat
SUCCESS IN THIS LIFE AND HEREAFTER
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Khalid ibn al Walîd(R.A.) narrated the following Hadith:
A man came one day to the Holy Prophet Muhammad (peace be upon him) and said to him,
'Oh Messenger of Allah! I've come to ask you a few questions about the affairs of this Life and the Hereafter.'
The Prophet replied:
'Ask what you wish.'
The Bedouin asked:
Q: I'd like to be the most learned of men.
A: Fear Allah (swt), and you will be the most learned of
men.
Q: I wish to be the richest man in the world.
A: Be content, and you will be the richest man in the world.
Q: I'd like to be the most just man.
A: Desire for others what you desire for yourself, and you
will be the most just of men.
Q: I want to be the best of men.
A: Do good to others and you will be the best of men.
Q: I wish to be the most favoured by Allah(swt).
A: Engage much in Allah's (swt) praise, and you will be
most favoured by Him(swt).
Q: I'd like to complete my faith.
A: If you have good manners you will complete your faith.
Q: I wish to be among those who do good.
A: Worship Allah (swt) as if you see Him(swt). If you don 't
see Him(swt), He(swt) can see you. In this way you will
be among those who do good.
Q: I wish to be obedient to Allah(swt).
A: If you observe Allah's(swt) commands you will be
obedient.
Q: I'd like to be free from all sins.
A: Bathe yourself from impurities and you will be free from
all sins.
Q: I'd like to be raised on the Day of Judgement in the light.
A: Don't wrong yourself or any other creature, and you will
be raised on the Day of Judgement in the light.
Q: I'd like Allah(swt) to bestow His mercy on me.
A: If you have mercy on yourself and others, Allah(swt)
will grant you mercy on the Day of Judgement.
Q: I'd like my sins to be very few.
A: If you seek the forgiveness of Allah(swt)as much as you
can, your sins will be very few.
Q: I'd like to be the most honourable man.
A: If you do not complain to any fellow creature, you will
be the most honourable of men.
Q: I'd like to be the strongest of men.
A: If you put your trust in Allah (swt), you will be the
strongest of men.
Q: I'd like to increase my provision.
A: If you keep yourself pure, Allah (swt) will increase your
provision.
Q: I'd like to be loved by Allah(swt) and His Messenger.
A: If you love what Allah(swt) and His(swt) Messenger
love, you will be among their beloved ones.
Q: I wish to be safe from Allah's (swt) wrath on the Day of
Judgement.
A: If you do not lose your temper with any of your fellow
creatures, you will be safefrom the wrath of Allah (swt)
on the Day of Judgement.
Q: I'd like my prayers to be responded.
A: If you avoid forbidden actions, your prayers will he
responded.
Q: I'd like Allah(swt) not to disgrace me on the Day of
Judgement.
A: If you guard your chastity, Allah (swt) will not disgrace
you on the Day of Judgement.
Q: I'd like Allah(swt) to provide me with a protective
covering on the Day of Judgement.
A: Do not uncover your fellow creatures faults, and Allah
(swt) will provide you with a covering protection on the
Day of Judgement.
Q: What will save me from sins?
A: Tears, humility and illnes (note:illness or any form of
hardship is also a cleanser of sins if one bears it with
patience)
Q: What are the best deeds in the eyes of Allah (swt)?
A: Gentle manners, modesty and patience.
Q: What are the worst evils in the eyes of Allah (swt)?
A: Hot temper and miserliness.
Q: What alleviates the wrath of Allah (swt) in this life and
in the Hereafter?
A: Concealed charity and kindness to relatives.
Q: What actions will save me from the fire of hell on the
Day of Judgement?
A: Patience in times of hardship and misfortune.
Authentic Hadith related in the famous collection of 'Musnad Imam Ahmad' by Imam Ahmad ibn Hanbal (R.A).
~ http://www.therevival.co.uk/success-life-hereafter
Bismillahirahmanirrahim I start this day seeking forgiveness from the Most Merciful. May HE forgives me for all the imperfect intentions and actions I once made. As much as I felt tired and exhausted, refusing to stand and move a single inch, I was forced to run away into the solitude desert that burns the deepest layer of my skin. The burns which hurt so deeply, that made me run even faster, unknowingly gaining power to move even further. When HE has made HIS decision, no running can succeed to make it fail. "On Greatness, Abu Bakr (r.a.) said: Run away from greatness and greatness will follow you." I surrender......
By: Noormah Arshat
Sunday, May 22, 2011
Penawar Hati Mujarab untuk Ketenangan
Jagalah hati kerana ia hakikat diri...bahkan menjadi raja di dalam kerajaan diri.
Berhati-Hati Menjaga Hati
Hati kenalah jaga kerana ia adalah wadah rebutan di antara malaikat dan syaitan. Kedua-duanya berlumba-lumba mengisinya. Jiwa yang bersih, malaikatlah yang mengisinya dengan iman, ilham dan pimpinan insan. Jiwa yang kotor, syaitanlah yang mengisinya dengan was-was, keraguan dan kekufuran. (Status Mohd Fadli Yusof pada April 25, 8:26pm)
Maksud Sabda Rasulullah ﷺ, “Dalam diri anak Adam itu ada seketul daging, kalau baik daging itu maka baiklah manusia, kalau ia rosak maka rosaklah manusia. Ketahuilah itulah hati” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Nukman bin Basyir) Hati ibarat raja dalam kerajaan diri yang memerintah. Bila syaitan dan nafsu menjadi penasihatnya, kederhakaanlah yang terjadi memenuhi kerajaan diri. Sebaliknya, bila malaikat penasihatnya, atau hati yang murni, sudah bersih, tentulah ketaatan, kepatuhan, ketertiban yang terjadi, memenuhi kerajaan diri, yang dilaksanakan oleh rakyatnya, iaitu jawarih (jasad/fizikal) yang dapat dilihat oleh mata. Bila hati baik dan bersih, hati yang baik dan bersih itu akan mendorong mata melihat hanya perkara-perkara yang baik, telinga akan taat, hanya mendengar perkara yang halal dan baik-baik sahaja. Perut hanya menerima makanan yang halalan taiyiban, hasil dorongan hati yang baik. Segala jawarih akan terjaga dan terpelihara dari perkara-perkara mungkar, kerana hati yang telah baik, taat dan patuh dengan perintah-perintah Allah Yang Maha Baik. Sebaliknya pula, jika hati jahat, tidak beriman, ia akan dorong mata buat maksiat, melihat perkara haram dan lucah. Ia akan dorong pula telinga mendengar umpat dan keji, dengar berita bohong dan fitnah. Lidah pula akan berkata bohong, lucah, mengumpat dan memfitnah. Kaki akan melangkah ke tempat-tempat maksiat, jauh sekali nak melangkah ke masjid...segala fizikalnya terarah kepada kejahatan, hasil dari arahan hati yang jahat tidak mahu beriman tadi. Oleh itu, jagalah hati, kerana ia hakikat diri, bahkan menjadi raja di dalam kerajaan diri. Hati yang menjadi raja kerajaan diri itu ibarat wadah (bekas), untuk diisi sesuatu yang indah. Ilmu, ilham, hikmah, taufik dan hidayah dari Allah, Tuhan yang Maha Menganugerah. Allah tidak akan mengisi ilmu, ilham, hikmah, taufik dan hidayahNya dalam wadah yang kotor. Mana boleh barang yang berharga diletak ke dalamnya, selagi belum bersih. Bekas yang kotor hanya layak diisi dengan benda yang kotor. Macam tempat buangan sampah, segala kekotoran dilempar kepadanya. Berhati-hatilah menjaga hati, bersihkan ia selalu dari mazmumah (sifat-sifat terkeji) yang melulu. Gilaplah ia hingga bercahaya, agar layak ia menampung anugerah dari Al Khaliqur Rahman. Yang berupa iman, hidayah dan taufik, ilmu dan hikmah, serta lain-lain lagi yang tidak ternilai harganya. Anggota lahir dengan yang bathin (hati atau roh) pasti ada kaitannya. Jasad lahir ini adalah sarang sementara bagi roh, yang mana jika roh meninggalkan jasad, pastilah jasad itu akan dipanggil mayat. Doktor yang merawat penyakit lahir menyuruh menjaga hati yang lahir, serta lain-lain anggota, agar sentiasa sihat dan berfungsi dengan baik. Tetapi yang lebih penting dari itu, kita disuruh menjaga hati yang bathin, yang disebut sebagai jismullatif, yakni benda halus yang bersifat maknawiah atau abstrak. Iaitu tidak dapat dilihat oleh mata kepala tetapi terasa akan adanya... Inilah yang dimaksudkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya yang bermaksud: “Mereka bertanya kepada engkau wahai Muhammad tentang roh. Hendaklah engkau katakan kepada mereka, ‘Roh itu adalah urusan daripada Tuhanku’...” (Al Israk: 85)
Lazimnya manusia sangat memberi perhatian dan mengawasi kesihatan fizikal. Pengawasan dibuat dengan seribu satu macam cara. Apabila mengalami sakit atau sebarang gangguan, biasanya tanpa lengah lagi manusia akan segera menemui doktor. Andainya tidak berkesan daripada rawatan biasa, berpindah pula ke doktor atau rawatan pakar. Anehnya, tidak demikian sikap manusia dalam menghadapi penyakit hati atau rohani. Sama ada manusia mengambil sikap terus tidak peduli langsung atau mereka memandang remeh terhadap persoalan hati atau roh. Padahal kesan dan akibat daripada penyakit hati atau roh bukan sahaja mencetuskan berbagai kejahatan dan kemungkaran malah akan diseksa di Neraka Allah SWT di Akhirat kelak, wal’iyazubillah. Mari kita lihat betapa dahsyatnya penyakit hati berbanding penyakit yang lahir atau bersifat fizikal... Penyakit lahir walau bagaimana teruk sekalipun, ia hanya merosakkan badan, tapi penyakit roh atau hati menghancurkan apa yang ada di dunia ini.Penyakit badan kalau sudah teruk sangat, membawa mati badan, tapi penyakit roh atau hati membawa matinya iman dan Islam.Penyakit badan sakitnya tidak kekal, tapi penyakit roh atau hati seksanya kekal abadi.Penyakit lahir hanya manusia yang benci, lebih lagi jika penyakit yang nampak dikulit, seperti kudis, kurap, berbau busuk dan lain-lain, tapi penyakit batin Allah benci.Penyakit lahir menguruskan badan, tapi penyakit batin menguruskan iman. Bila iman kurus, maka kuruslah amal, banyaklah derhaka.Penyakit lahir tidak dipandang hina oleh Islam, malah dapat pahala dan boleh masuk Syurga jika sabar dan redha, tapi penyakit batin dipandang hina.Penyakit lahir tidak sampai hilang kepercayaan orang, tapi penyakit batin sampai menghilangkan kepercayaan orang.Penyakit lahir tidak membawa permusuhan, perpecahan dan peperangan, tapi penyakit batin membawa pergaduhan, perpecahan dan peperangan, kerana di sana ada dendam, hasad dan dengki, ada ego sombong takabbur. Jarang manusia perasan penyakit-penyakit batin, malah tidak pernah memikirkannya, kerana selama ini kita hanya diajar untuk jaga fizikal, tidak diajar menjaga hati. Salah satu cara mengesan apakah kita sudah terkena penyakit batin, sebagai perbandingan agar mudah difaham, jika penyakit lahir, seperti demam, kita tak lalu atau tak selera nak makan. Begitu juga penyakit batin, kita tidak selera nak beribadah kepada Allah. Jika rasa malas beribadah, itu tandanya penyakit batin sedang subur dalam diri kita...bahaya! Oleh kerana pentingnya hati dan roh, maka ia hendaklah dijaga sungguh-sungguh, caranya... Sebagaimana kita beri jasad fizikal makanan yang cukup, berkhasiat dan berzat, wajiblah kita memberi makanan yang cukup untuk jasad batin kita, roh atau hati. Makanannya ialah solat, zikrullah, membaca Al Quran, tasbih, tahmid, selawat, melihat kebesaran-Nya melalui pemandangan dan mengingati mati. Berilah ia pakaian iaitu dengan sifat-sifat taqwa. Jauhkan hati itu dari sebarang penyakit seperti marah, bakhil, pendendam, sombong, riyak, ujub dan sebagainya.
Pernah suatu ketika, seorang pesakit datang kepada seorang arif, Sofyan r.m. Pesakit itu bertanya kepadanya, "Ya Sofyan, aku ini menderita penyakit jauh dari Allah Taala. Tolong beri aku ubat penyembuhnya, ya Sofyan..." Sofyan r.m, ulama yang arif itu lalu berkata kepadanya, "Ya saudaraku, hendaklah kau mengambil beberapa buah akar KEIKHLASAN, daun-daunan KESABARAN, dan perahan KERENDAHAN HATI. Letakkan semua dalam wadah KETAQWAAAN, lalu tuangkan ke dalam cairan RASA TAKUT, kemudian adun dengan api KESEDIHAN. Saringlah dengan saringan KEWASPADAAN dan kemudian ambil ramuan itu dengan tangan KEJUJURAN, lalu minumlah dari gelas ISTIGHFAR yang telah dicampurkan dengan air KESOLEHAN. Sesudah itu jauhkanlah dirimu dari RAKUS dan SERAKAH, InsyaAllah dengan izin Allah Taala, engkau akan SEMBUH dari penyakitmu itu." Sofyan At-thauri r.m didatangi orang untuk merawat penyakit batinnya, yakni sifat-sifat mazmumah yang terkeji. Amat jarang orang di zaman kita ini mencari guru atau ulama untuk merawat penyakit batin, yang banyak cari ubat kuatkan tenaga batin (yang masih dalam kategori penyakit lahir). Ertinya, merawat penyakit mazmumah batin itu dengan iman, dengan taqwa. Jalannya mujahadah dengan nafsu. “Mereka yang berjuang di jalan Kami nescaya Kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah beserta orang yang berbuat baik.” (Al Ankabut: 69) محمد فضلي بن يوسف 08
Jamadil Akhir 1432H 12 Mei 2011 Silakan share (Jika ingin kongsikan di blog, atau di copy paste ke nota anda, sila nyatakan nama saya dan buat pautan ke FB saya, agar saya mudah menjawab segala persoalan yang timbul dari artikel ini. Link terus ke FB saya: http://facebook.com/mfadli11 atau ke note ini, http://www.facebook.com/notes/mohd-fadli-yusof/berhati-hati-menjaga-hati/10150247604411719) Berumrah bersama kami - Bimbingan dan tarbiyah sepanjang jalan. Rabbani Travel & Tours Sdn Bhd, hubungi saya 012-4962812, Mohd Fadli Yusof.
By: Mohd Fadli Yusof
Ingin berumrah dengan Irna YAkin Travel Tours dari RM4950 untuk 2011 Hubungi saya 0133957375 Syed Salleh bin Syed Salim AlAttas. Sila lawat web www.irna.com.my
Berhati-Hati Menjaga Hati
Hati kenalah jaga kerana ia adalah wadah rebutan di antara malaikat dan syaitan. Kedua-duanya berlumba-lumba mengisinya. Jiwa yang bersih, malaikatlah yang mengisinya dengan iman, ilham dan pimpinan insan. Jiwa yang kotor, syaitanlah yang mengisinya dengan was-was, keraguan dan kekufuran. (Status Mohd Fadli Yusof pada April 25, 8:26pm)
Maksud Sabda Rasulullah ﷺ, “Dalam diri anak Adam itu ada seketul daging, kalau baik daging itu maka baiklah manusia, kalau ia rosak maka rosaklah manusia. Ketahuilah itulah hati” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Nukman bin Basyir) Hati ibarat raja dalam kerajaan diri yang memerintah. Bila syaitan dan nafsu menjadi penasihatnya, kederhakaanlah yang terjadi memenuhi kerajaan diri. Sebaliknya, bila malaikat penasihatnya, atau hati yang murni, sudah bersih, tentulah ketaatan, kepatuhan, ketertiban yang terjadi, memenuhi kerajaan diri, yang dilaksanakan oleh rakyatnya, iaitu jawarih (jasad/fizikal) yang dapat dilihat oleh mata. Bila hati baik dan bersih, hati yang baik dan bersih itu akan mendorong mata melihat hanya perkara-perkara yang baik, telinga akan taat, hanya mendengar perkara yang halal dan baik-baik sahaja. Perut hanya menerima makanan yang halalan taiyiban, hasil dorongan hati yang baik. Segala jawarih akan terjaga dan terpelihara dari perkara-perkara mungkar, kerana hati yang telah baik, taat dan patuh dengan perintah-perintah Allah Yang Maha Baik. Sebaliknya pula, jika hati jahat, tidak beriman, ia akan dorong mata buat maksiat, melihat perkara haram dan lucah. Ia akan dorong pula telinga mendengar umpat dan keji, dengar berita bohong dan fitnah. Lidah pula akan berkata bohong, lucah, mengumpat dan memfitnah. Kaki akan melangkah ke tempat-tempat maksiat, jauh sekali nak melangkah ke masjid...segala fizikalnya terarah kepada kejahatan, hasil dari arahan hati yang jahat tidak mahu beriman tadi. Oleh itu, jagalah hati, kerana ia hakikat diri, bahkan menjadi raja di dalam kerajaan diri. Hati yang menjadi raja kerajaan diri itu ibarat wadah (bekas), untuk diisi sesuatu yang indah. Ilmu, ilham, hikmah, taufik dan hidayah dari Allah, Tuhan yang Maha Menganugerah. Allah tidak akan mengisi ilmu, ilham, hikmah, taufik dan hidayahNya dalam wadah yang kotor. Mana boleh barang yang berharga diletak ke dalamnya, selagi belum bersih. Bekas yang kotor hanya layak diisi dengan benda yang kotor. Macam tempat buangan sampah, segala kekotoran dilempar kepadanya. Berhati-hatilah menjaga hati, bersihkan ia selalu dari mazmumah (sifat-sifat terkeji) yang melulu. Gilaplah ia hingga bercahaya, agar layak ia menampung anugerah dari Al Khaliqur Rahman. Yang berupa iman, hidayah dan taufik, ilmu dan hikmah, serta lain-lain lagi yang tidak ternilai harganya. Anggota lahir dengan yang bathin (hati atau roh) pasti ada kaitannya. Jasad lahir ini adalah sarang sementara bagi roh, yang mana jika roh meninggalkan jasad, pastilah jasad itu akan dipanggil mayat. Doktor yang merawat penyakit lahir menyuruh menjaga hati yang lahir, serta lain-lain anggota, agar sentiasa sihat dan berfungsi dengan baik. Tetapi yang lebih penting dari itu, kita disuruh menjaga hati yang bathin, yang disebut sebagai jismullatif, yakni benda halus yang bersifat maknawiah atau abstrak. Iaitu tidak dapat dilihat oleh mata kepala tetapi terasa akan adanya... Inilah yang dimaksudkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya yang bermaksud: “Mereka bertanya kepada engkau wahai Muhammad tentang roh. Hendaklah engkau katakan kepada mereka, ‘Roh itu adalah urusan daripada Tuhanku’...” (Al Israk: 85)
Lazimnya manusia sangat memberi perhatian dan mengawasi kesihatan fizikal. Pengawasan dibuat dengan seribu satu macam cara. Apabila mengalami sakit atau sebarang gangguan, biasanya tanpa lengah lagi manusia akan segera menemui doktor. Andainya tidak berkesan daripada rawatan biasa, berpindah pula ke doktor atau rawatan pakar. Anehnya, tidak demikian sikap manusia dalam menghadapi penyakit hati atau rohani. Sama ada manusia mengambil sikap terus tidak peduli langsung atau mereka memandang remeh terhadap persoalan hati atau roh. Padahal kesan dan akibat daripada penyakit hati atau roh bukan sahaja mencetuskan berbagai kejahatan dan kemungkaran malah akan diseksa di Neraka Allah SWT di Akhirat kelak, wal’iyazubillah. Mari kita lihat betapa dahsyatnya penyakit hati berbanding penyakit yang lahir atau bersifat fizikal... Penyakit lahir walau bagaimana teruk sekalipun, ia hanya merosakkan badan, tapi penyakit roh atau hati menghancurkan apa yang ada di dunia ini.Penyakit badan kalau sudah teruk sangat, membawa mati badan, tapi penyakit roh atau hati membawa matinya iman dan Islam.Penyakit badan sakitnya tidak kekal, tapi penyakit roh atau hati seksanya kekal abadi.Penyakit lahir hanya manusia yang benci, lebih lagi jika penyakit yang nampak dikulit, seperti kudis, kurap, berbau busuk dan lain-lain, tapi penyakit batin Allah benci.Penyakit lahir menguruskan badan, tapi penyakit batin menguruskan iman. Bila iman kurus, maka kuruslah amal, banyaklah derhaka.Penyakit lahir tidak dipandang hina oleh Islam, malah dapat pahala dan boleh masuk Syurga jika sabar dan redha, tapi penyakit batin dipandang hina.Penyakit lahir tidak sampai hilang kepercayaan orang, tapi penyakit batin sampai menghilangkan kepercayaan orang.Penyakit lahir tidak membawa permusuhan, perpecahan dan peperangan, tapi penyakit batin membawa pergaduhan, perpecahan dan peperangan, kerana di sana ada dendam, hasad dan dengki, ada ego sombong takabbur. Jarang manusia perasan penyakit-penyakit batin, malah tidak pernah memikirkannya, kerana selama ini kita hanya diajar untuk jaga fizikal, tidak diajar menjaga hati. Salah satu cara mengesan apakah kita sudah terkena penyakit batin, sebagai perbandingan agar mudah difaham, jika penyakit lahir, seperti demam, kita tak lalu atau tak selera nak makan. Begitu juga penyakit batin, kita tidak selera nak beribadah kepada Allah. Jika rasa malas beribadah, itu tandanya penyakit batin sedang subur dalam diri kita...bahaya! Oleh kerana pentingnya hati dan roh, maka ia hendaklah dijaga sungguh-sungguh, caranya... Sebagaimana kita beri jasad fizikal makanan yang cukup, berkhasiat dan berzat, wajiblah kita memberi makanan yang cukup untuk jasad batin kita, roh atau hati. Makanannya ialah solat, zikrullah, membaca Al Quran, tasbih, tahmid, selawat, melihat kebesaran-Nya melalui pemandangan dan mengingati mati. Berilah ia pakaian iaitu dengan sifat-sifat taqwa. Jauhkan hati itu dari sebarang penyakit seperti marah, bakhil, pendendam, sombong, riyak, ujub dan sebagainya.
Pernah suatu ketika, seorang pesakit datang kepada seorang arif, Sofyan r.m. Pesakit itu bertanya kepadanya, "Ya Sofyan, aku ini menderita penyakit jauh dari Allah Taala. Tolong beri aku ubat penyembuhnya, ya Sofyan..." Sofyan r.m, ulama yang arif itu lalu berkata kepadanya, "Ya saudaraku, hendaklah kau mengambil beberapa buah akar KEIKHLASAN, daun-daunan KESABARAN, dan perahan KERENDAHAN HATI. Letakkan semua dalam wadah KETAQWAAAN, lalu tuangkan ke dalam cairan RASA TAKUT, kemudian adun dengan api KESEDIHAN. Saringlah dengan saringan KEWASPADAAN dan kemudian ambil ramuan itu dengan tangan KEJUJURAN, lalu minumlah dari gelas ISTIGHFAR yang telah dicampurkan dengan air KESOLEHAN. Sesudah itu jauhkanlah dirimu dari RAKUS dan SERAKAH, InsyaAllah dengan izin Allah Taala, engkau akan SEMBUH dari penyakitmu itu." Sofyan At-thauri r.m didatangi orang untuk merawat penyakit batinnya, yakni sifat-sifat mazmumah yang terkeji. Amat jarang orang di zaman kita ini mencari guru atau ulama untuk merawat penyakit batin, yang banyak cari ubat kuatkan tenaga batin (yang masih dalam kategori penyakit lahir). Ertinya, merawat penyakit mazmumah batin itu dengan iman, dengan taqwa. Jalannya mujahadah dengan nafsu. “Mereka yang berjuang di jalan Kami nescaya Kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah beserta orang yang berbuat baik.” (Al Ankabut: 69) محمد فضلي بن يوسف 08
Jamadil Akhir 1432H 12 Mei 2011 Silakan share (Jika ingin kongsikan di blog, atau di copy paste ke nota anda, sila nyatakan nama saya dan buat pautan ke FB saya, agar saya mudah menjawab segala persoalan yang timbul dari artikel ini. Link terus ke FB saya: http://facebook.com/mfadli11 atau ke note ini, http://www.facebook.com/notes/mohd-fadli-yusof/berhati-hati-menjaga-hati/10150247604411719) Berumrah bersama kami - Bimbingan dan tarbiyah sepanjang jalan. Rabbani Travel & Tours Sdn Bhd, hubungi saya 012-4962812, Mohd Fadli Yusof.
By: Mohd Fadli Yusof
Ingin berumrah dengan Irna YAkin Travel Tours dari RM4950 untuk 2011 Hubungi saya 0133957375 Syed Salleh bin Syed Salim AlAttas. Sila lawat web www.irna.com.my
Subscribe to:
Posts (Atom)
